SAESTUSAE.COM, SAMARINDA – Borneo FC Samarinda terus mematangkan persiapan jelang laga kandang krusial menjamu PSIM Jogjakarta di Stadion Segiri, Minggu (1/2/2026). Meski sang tamu baru saja babak belur usai kalah telak dari Persebaya, pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, dengan tegas menolak untuk memandang sebelah mata kekuatan lawan.
Lefundes justru melihat hasil minor 0-3 yang diderita PSIM di kandang sendiri sebagai sinyal bahaya. Menurut pelatih asal Brasil tersebut, kekalahan telak sering kali menjadi bahan bakar motivasi bagi sebuah tim besar untuk tampil lebih meledak di laga berikutnya.
Antisipasi Motivasi Ganda Tim Tamu
Eks pelatih Persita Tangerang ini menyadari bahwa PSIM Jogjakarta memiliki kedalaman skuad yang berkualitas. Melorotnya posisi Laskar Mataram ke peringkat tujuh klasemen sementara akibat disalip Persebaya diyakini akan memicu semangat juang ekstra dari anak asuh Jean Paul Van Gastel.
“PSIM memang baru saja kalah di kandang, namun kondisi ini justru bisa membangkitkan motivasi besar mereka untuk membalas. Antisipasi terhadap semangat bangkit inilah yang saya tekankan kepada para pemain. Kami harus bekerja keras memberikan penampilan terbaik di depan pendukung sendiri,” tegas Lefundes saat ditemui di Samarinda.
Siasat Pagi Hari dan Kepercayaan Skuad Van Gastel
Di kubu lawan, pelatih PSIM Jean Paul Van Gastel bergerak cepat melakukan evaluasi taktis. Pelatih asal Belanda tersebut bahkan menggeser jadwal latihan rutin dari sore ke pagi hari. Langkah ini ia ambil untuk menghindari gangguan cuaca ekstrem dan hujan lebat yang kerap melanda, guna memastikan program latihan menuju Samarinda berjalan tanpa hambatan.
Menariknya, Van Gastel menegaskan tidak akan mendatangkan amunisi baru di putaran kedua ini. Ia memilih untuk memercayai sepenuhnya talenta yang ada dalam skuadnya saat ini.
“Kami tidak dalam posisi untuk mendatangkan banyak pemain baru seperti tim lain. Fokus utama kami adalah memaksimalkan skuad yang ada dan memastikan semua pemain siap bertarung,” ujar Van Gastel.
Benteng Pertahanan Mulai Pulih
Angin segar berembus bagi lini belakang PSIM seiring kembalinya beberapa pilar utama. Bek tangguh Andy Setyo sudah kembali merumput dan siap berduet dengan nama-nama seperti Franco Ramos Mingo serta Yusaku Yamadera untuk membendung agresivitas lini depan Pesut Etam.
Kekalahan dari Persebaya kemarin memberikan pelajaran berharga bagi Van Gastel soal kedisiplinan posisi. Masalah kram yang sempat menimpa pemain kunci di menit-menit akhir kini telah diantisipasi dengan program pemulihan fisik yang lebih intensif.
Duel di Stadion Segiri esok diprediksi akan berjalan sengit. Borneo FC mengincar poin penuh untuk mengamankan posisi di papan atas, sementara PSIM datang dengan misi menebus malu demi kembali ke jalur persaingan lima besar klasemen BRI Super League 2025/26.
