SAESTUSAE.COM, YOGYAKARTA – Persis Solo mengusung misi besar saat bertandang ke markas rival abadi, PSIM Yogyakarta, dalam laga bertajuk Derby Mataram pada pekan ke-20 BRI Super League 2025/26. Pertandingan sarat gengsi ini berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (6/2/2026) dengan waktu sepak mula pukul 15.30 WIB.
Bagi Laskar Sambernyawa, laga ini bukan sekadar pertaruhan gengsi, melainkan jalur krusial untuk menyelamatkan diri dari posisi juru kunci. Hingga pekan ke-19, Persis Solo masih terpuruk di dasar klasemen dengan koleksi 10 poin. Catatan dua kemenangan, empat hasil imbang, dan 14 kekalahan menjadi beban berat yang harus segera mereka tuntaskan di putaran kedua ini.
Kontras Performa: Laskar Mataram di Papan Atas
Kondisi Persis Solo berbanding terbalik dengan sang tuan rumah, PSIM Yogyakarta. Sebagai tim promosi musim ini, Laskar Mataram justru tampil impresif dan mampu bersaing di papan atas. PSIM kini bertengger di peringkat ke-7 klasemen sementara dengan raihan 30 poin, hasil dari delapan kemenangan dan enam kali imbang.
Meski terpaut jarak poin yang cukup jauh, pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, menegaskan bahwa angka-angka di klasemen tidak akan menjadi penentu dalam laga derby. Pelatih yang akrab disapa Milo itu melihat anak asuhnya memiliki motivasi ekstra dan kepercayaan diri tinggi untuk mencuri poin penuh dari Bantul.
Waspadai Ze Valente dan Agresivitas Lini Serang PSIM
Milo menyadari bahwa menghadapi PSIM Yogyakarta membutuhkan kewaspadaan tingkat tinggi. Ia secara khusus menyoroti kemampuan penguasaan bola tim lawan yang motori oleh pemain kreatif seperti Ze Valente. Menurutnya, PSIM merupakan salah satu tim dengan lini serang paling berbahaya di liga saat ini.
“PSIM adalah salah satu tim dengan penyerangan terbaik. Kami harus menginvestasikan banyak energi dan bermain jauh lebih baik dibandingkan laga-laga sebelumnya jika ingin menang,” tegas Milo.
Terkait perombakan skuad yang melibatkan kedatangan sembilan pemain asing baru, Milo menilai proses adaptasi berjalan positif. Ia optimistis kehadiran tenaga baru ini akan segera mengubah nasib Persis Solo di sisa musim kompetisi.
