Sandy Walsh Buriram United 16 Besar Liga Champions AsiaBek Timnas Indonesia, Sandy Walsh, mencetak sejarah dengan membawa Buriram United lolos ke babak 16 besar AFC Champions League Elite 2025/2026.Foto:IH@sandywalsh

SAESTUSAE.COM, JAKARTA – Bek andalan Timnas Indonesia, Sandy Walsh, baru saja mengukir catatan emas dalam karier profesionalnya di level klub. Pemain berusia 30 tahun ini memastikan diri melaju ke babak 16 besar AFC Champions League (ACL) Elite musim 2025/2026 bersama klubnya, Buriram United.

Kepastian tersebut menjadi angin segar bagi publik sepak bola Tanah Air. Pasalnya, Sandy Walsh kini menjadi satu-satunya pemain berlabel Timnas Indonesia yang masih bertahan di kompetisi antarklub paling bergengsi di Benua Kuning tersebut. Sandy kini memikul harapan sebagai satu-satunya representasi “Garuda” di panggung elite Asia.

Buriram United berhasil mengunci tiket fase gugur setelah tampil mengesankan sepanjang fase liga. Klub raksasa asal Thailand yang dijuluki Thunder Castle ini sukses mengumpulkan total 14 poin dari delapan pertandingan. Hasil tersebut menempatkan mereka di posisi keempat klasemen akhir, posisi yang sangat aman untuk melenggang ke babak 16 besar.

Kontribusi Sandy Walsh dalam skuad asuhan Buriram tergolong sangat vital. Ia tercatat tampil dalam lima pertandingan krusial sepanjang fase liga. Ketenangan dan kedisiplinan Sandy di lini belakang membantu tim menjaga stabilitas performa saat menghadapi klub-klub raksasa dari Jepang, Korea Selatan, hingga Australia.

Kini, Buriram United mengusung misi besar untuk memecahkan “plafon kaca” mereka di kompetisi Asia. Meski mendominasi Liga Thailand dalam 15 tahun terakhir, prestasi tertinggi mereka di level Asia hanya mencapai babak perempat final pada musim 2013 dan 2024/2025 lalu.

Dengan modal mentalitas pemenang dan kehadiran pemain berpengalaman seperti Sandy Walsh, Buriram United berambisi melampaui rekor tersebut musim ini. Tantangan berat di fase knock-out sudah menanti, namun peluang Sandy untuk membawa bendera Indonesia berkibar lebih jauh di kompetisi Asia masih terbuka sangat lebar.

By Lina