SAESTUSAE.COM, JAKARTA – Sepak bola Indonesia resmi memasuki babak baru. Melalui pengumuman di berbagai kanal digital resminya, PSSI mengonfirmasi penunjukan John Herdman sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia yang baru. Pelatih berusia 50 tahun tersebut terpilih untuk menakhodai Skuad Garuda guna menggantikan posisi Patrick Kluivert di tengah padatnya kalender internasional sepanjang tahun 2026.
PSSI memilih sosok pelatih asal Inggris ini karena rekam jejaknya yang mumpuni dalam membangun fondasi tim yang disiplin dan memiliki daya saing tinggi di level dunia. Namun, para pendukung Timnas harus sedikit bersabar untuk melihat penampilan perdana sang pelatih di hadapan publik. Agenda perkenalan resmi yang semula terjadwal di Hotel Mulia, Jakarta, pada Senin (12/1), terpaksa bergeser ke Selasa, 13 Januari 2026.
Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, menjelaskan bahwa faktor kesehatan menjadi alasan utama perubahan jadwal tersebut. Kondisi fisik Herdman dilaporkan belum sepenuhnya bugar setelah tiba di Jakarta pada Sabtu 19 Januari 2026 lalu. Selain itu, cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang mengguyur wilayah Jabodetabek sejak pagi tadi juga menjadi pertimbangan teknis bagi federasi.
“Jadwal kami undur menjadi besok karena kondisi John Herdman sedang kurang fit. Lokasi acara tetap sama,” ujar Sumardji kepada awak media.
Dalam proses seleksi, Herdman berhasil memikat PSSI setelah bersaing ketat dengan nama besar lainnya, Giovanni van Bronckhorst. Penunjukan Herdman semakin menjanjikan setelah PSSI juga mendatangkan staf kepelatihan kelas dunia untuk mendampinginya. Salah satunya adalah Cesar Meylan, seorang pakar fisik bergelar Doktor (PhD) di bidang Strength & Conditioning dari Auckland University of Technology (AUT), Selandia Baru.
Sinergi antara visi taktis Herdman dan dukungan sains olahraga dari Cesar Meylan diharapkan mampu memberikan transformasi signifikan bagi performa fisik dan mental para pemain Indonesia. Publik kini menanti gebrakan pertama sang arsitek baru dalam membawa Indonesia terbang lebih tinggi di panggung sepak bola internasional.
