Transfer Kasim Botan ke Semen PadangPSIM Yogyakarta resmi melepas Kasim Botan ke Semen Padang pada bursa transfer paruh musim BRI Super League.Foto:IG

SAESTUSAE.COM,YOGYAKARTA – Pergerakan bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025/2026 mulai memanas. PSIM Yogyakarta secara resmi mengumumkan pelepasan penyerang sayap mereka, Kasim Botan, untuk bergabung dengan sesama kontestan kasta tertinggi, Semen Padang.

Langkah ini diambil manajemen Laskar Mataram demi menjaga keseimbangan skuad dan memberikan kesempatan bagi sang pemain untuk berkembang di tempat baru. Keputusan ini terkonfirmasi langsung melalui keterangan resmi pihak klub pada Jumat (30/1/2026).

Demi Menit Bermain dan Persaingan Skuad

Manajer PSIM Yogyakarta, Razzi Taruna, mengungkapkan bahwa alasan utama di balik transfer ini adalah jam terbang. Sepanjang putaran pertama, Kasim Botan kesulitan menembus skuad utama akibat ketatnya persaingan di posisi sayap Laskar Mataram.

“Kami sudah sepakat untuk transfer Kasim Botan ke Semen Padang. Pertimbangan utamanya adalah kebutuhan jam terbang karena di posisinya saat ini, persaingan di PSIM memang sangat ketat,” jelas Razzi Taruna.

Pihak manajemen berharap kepindahan ini membuat Kasim tetap kompetitif. Dengan bergabung ke Kabau Sirah, sapaan akrab Semen Padang, Kasim diharapkan mendapatkan menit bermain yang lebih ideal dibandingkan saat berada di Yogyakarta.

Rencana Rekrut Bek Asing Baru

Pelepasan Kasim Botan bukan sekadar soal jam terbang pemain, melainkan juga bagian dari strategi perombakan komposisi tim. Razzi menjelaskan bahwa pengurangan pemain lokal di sektor sayap ini bertujuan untuk memberi ruang bagi penggawa baru yang lebih dibutuhkan tim saat ini.

PSIM Yogyakarta berencana memanfaatkan slot kosong tersebut untuk mendatangkan amunisi di lini pertahanan. “Tim harus dikurangi untuk kemudian kami bisa merekrut satu pemain baru. Pemain baru ini posisinya bek tengah dan dia seorang pemain asing,” tambah Razzi.

Catatan Kasim Botan di PSIM

Statistik menunjukkan bahwa Kasim Botan memang minim kontribusi pada putaran pertama musim ini. Pemain lincah ini tercatat hanya tampil satu kali, yakni saat menghadapi Persita Tangerang pada pekan ke-9. Itu pun ia hanya merumput selama delapan menit sebagai pemain pengganti.

Meski demikian, manajemen PSIM tetap memberikan apresiasi tinggi atas profesionalitas Kasim selama berseragam biru parang. Pihak klub mendoakan agar karier sang pemain makin cemerlang bersama Semen Padang di sisa musim kompetisi ini.

By Lina