SAESTUSAE.COM, YOGYAKARTA – Kabar mengejutkan datang dari markas PSIM Yogyakarta. Manajemen Laskar Mataram secara resmi mengumumkan peminjaman asisten pelatih mereka, Erwan Hendarwanto, ke klub kasta Championship, Garudayaksa FC. Pelatih bertangan dingin asal Magelang ini akan segera merapat ke tim pemuncak klasemen tersebut hingga kompetisi musim 2026 berakhir.
Langkah ini bermula dari keinginan pribadi Erwan yang mencari tantangan baru untuk meningkatkan kapasitas profesionalnya. Meski berat hati, manajemen PSIM akhirnya merestui kepergian sementara sang asisten demi perkembangan karier jangka panjang sang pelatih di industri sepak bola nasional.
Demi Karier dan Tantangan di Puncak Klasemen
Erwan mengungkapkan bahwa kesempatan bergabung dengan Garudayaksa FC merupakan momentum emas. Saat ini, Garudayaksa tengah berada di performa terbaiknya dengan memimpin klasemen Grup A Championship lewat torehan 34 poin. Kondisi ini sangat kontras dengan PSIM Yogyakarta yang masih berjuang di papan tengah Super League pada posisi ketujuh.
“Ini murni keputusan profesional saya untuk karier. Saya meminta izin langsung ke manajemen untuk sementara berpindah ke sana guna keluar dari zona nyaman,” ujar Erwan melalui rilis resmi klub, Selasa (10/2/2026). Ia berharap ilmu yang didapat dari tim papan atas tersebut dapat memperkaya pengalamannya di dunia kepelatihan.
Restu Berat Hati dari Manajemen PSIM
Manajer PSIM, Razzi Taruna, mengakui bahwa tim sebenarnya masih sangat membutuhkan jasa Erwan untuk menjaga stabilitas teknis skuad asuhan Jean-Paul van Gastel. Namun, kesungguhan hati Erwan dalam menyampaikan aspirasinya membuat manajemen luluh. Razzi menegaskan pihaknya tidak ingin menghalangi impian seseorang untuk berkembang lebih jauh.
“Jujur, sebetulnya kami masih sangat membutuhkan beliau. Namun, Coach Erwan berbicara sungguh-sungguh meminta izin demi kebaikan kariernya. Akhirnya, dengan berat hati kami menerima permohonan tersebut,” jelas Razzi.
Pulang Musim Depan sebagai Direktur Teknik
Meski dipinjamkan, PSIM tidak melepas aset berharganya begitu saja. Terdapat perjanjian hitam di atas putih yang mewajibkan Erwan kembali ke Kota Pelajar musim depan. Menariknya, jabatan mentereng sudah menanti kepulangan Erwan di Yogyakarta.
“Kami sudah sepakat ini hanya sementara. Musim depan, Coach Erwan wajib kembali ke PSIM Jogja untuk mengemban tugas baru sebagai Direktur Teknik Elite Pro Academy (EPA),” tegas Razzi. Skenario ini dipersiapkan agar pengalaman Erwan di Garudayaksa bisa langsung diimplementasikan untuk membangun fondasi pemain muda Laskar Mataram di masa depan.
