JAKARTA, SAESTUSAE.COM -Kursi pelatih kepala Timnas Indonesia kembali menjadi polemik setelah laporan media Belanda menyebut John Heitinga memilih untuk tidak menerima tawaran dari PSSI. Informasi tersebut disampaikan oleh soccernews.nl pada Kamis, 11 Desember 2025, di tengah meningkatnya spekulasi publik terkait sosok yang akan menggantikan Patrick Kluivert.
Rumor tentang peluang Heitinga muncul setelah pria berusia 42 tahun itu diketahui mengikuti akun Instagram Timnas Indonesia dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. Tindakannya tersebut sempat memicu dugaan kuat bahwa ia bakal masuk dalam daftar kandidat utama.
Menurut soccernews.nl, PSSI telah menghubungi Heitinga secara langsung untuk menanyakan kesediaannya menukangi skuad Garuda. Namun, ia dikabarkan menolak tawaran tersebut meski tidak menutup kemungkinan kerja sama di masa mendatang. Penolakan ini membuat proses pencarian pelatih baru kembali memanas.
Sejak berakhirnya kerja sama dengan Patrick Kluivert pada Oktober lalu, posisi pelatih kepala Timnas senior masih kosong. Evaluasi pasca kegagalan Garuda menembus Piala Dunia 2026 membuat seluruh jajaran pelatih asing—termasuk Alex Pastoor, Denny Landzaat, Gerald Vanenburg, hingga pelatih Timnas U20 Frank van Kampen—turut dilepas. Untuk sementara, Timnas U20 ditangani Nova Arianto dan Timnas U23 dipimpin Indra Sjafri.
Kini, bursa pelatih Timnas Indonesia mengerucut pada dua nama kuat. Giovanni van Bronckhorst, yang saat ini menjadi asisten Arne Slot di Liverpool, menjadi kandidat terdepan. Sementara itu, John Herdman—sosok yang membawa Kanada tampil di Piala Dunia 2022—juga masuk radar setelah hengkang dari Toronto FC pada 2024. Peluang calon lain seperti Timur Kapadze semakin mengecil karena ia telah resmi menangani Navbahor Uzbekistan.
Dengan keluarnya Heitinga dari daftar kandidat, PSSI harus kembali mempercepat proses seleksi demi memastikan Timnas Indonesia memiliki pemimpin baru untuk menghadapi agenda internasional berikutnya.
