penghormatan TNI Lebanon Presiden Prabowo Subianto memimpin upacara penghormatan terakhir prajurit TNI gugur di Lebanon. Foto:IST/ANTARA

SAESTUSAE.COM, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung prosesi penghormatan terakhir bagi tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang gugur saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon. Upacara berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran pejabat tinggi negara dan tokoh nasional.

Dalam suasana penuh duka, Presiden memberikan penghormatan secara langsung kepada jenazah para prajurit. Ia juga mendekati keluarga yang ditinggalkan, menyampaikan belasungkawa, serta memberikan dukungan moral sebagai bentuk kehadiran negara di tengah kehilangan.

Sejumlah pejabat negara turut hadir dalam prosesi tersebut. Di antaranya Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Luar Negeri Sugiono, serta Panglima TNI Agus Subiyanto. Turut hadir pula Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono dan Kapolri Listyo Sigit Prabowo.

Ketiga prajurit yang mendapat penghormatan tersebut adalah Mayor Infanteri Anumerta Zulmi Aditya Iskandar, Sersan Kepala Anumerta Muhammad Nur Ichwan, dan Kopral Dua Anumerta Farizal Rhomadhon. Mereka merupakan bagian dari kontingen Indonesia dalam misi UNIFIL.

Berdasarkan laporan yang dihimpun, Praka Farizal Rhomadhon gugur lebih dahulu akibat serangan artileri tidak langsung di wilayah Adchit Al Qusayr, Lebanon selatan, pada 29 Maret 2026. Sehari kemudian, dua prajurit lainnya meninggal dunia setelah kendaraan yang mereka tumpangi terdampak ledakan di kawasan Bani Haiyyan.

Insiden tersebut menunjukkan bahwa situasi di wilayah penugasan masih menyimpan risiko tinggi, meskipun pasukan yang diterjunkan mengemban misi perdamaian. Ancaman serangan bersenjata tetap menjadi tantangan nyata di lapangan.

Dalam pernyataannya, Presiden menegaskan bahwa pengorbanan para prajurit tidak sia-sia. Ia menyebut dedikasi mereka sebagai bagian dari kontribusi Indonesia dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global.

โ€œPengabdian para prajurit ini adalah kehormatan bagi bangsa. Mereka telah menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab,โ€ ujar Presiden.

Lebih lanjut, negara memberikan penghargaan setinggi-tingginya atas jasa dan pengorbanan ketiga prajurit tersebut. Kehadiran pemerintah dalam prosesi penghormatan ini menjadi simbol komitmen negara dalam menghormati setiap pengabdian prajurit yang gugur dalam tugas.

By Lina