Skuad Timnas Indonesia Piala Asia U-17 Pelatih Kurniawan Dwi Yulianto memberikan instruksi kepada para pemain Timnas Indonesia U-17 dalam sesi latihan persiapan Piala Asia.Foto:IST

SAESTUSAE.COM, JAKARTA – Timnas Indonesia U-17 bergerak cepat melupakan hasil minor di Piala AFF U-17 2026. Skuad besutan Kurniawan Dwi Yulianto kini langsung mengalihkan radar ke ajang yang lebih tinggi, yakni Piala Asia U-17 2026 yang akan berlangsung di Arab Saudi pada 5 hingga 22 Mei mendatang.

Langkah ini menyusul kegagalan Garuda Muda melaju ke semifinal Piala AFF setelah tertahan imbang tanpa gol oleh Vietnam di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Minggu (19/4/2026). Di level Asia nanti, tantangan berat sudah menanti Indonesia yang tergabung dalam Grup B bersama raksasa sepak bola Jepang, China, dan Qatar.

Amunisi Tambahan dari Liga Australia dan Belanda

Menghadapi lawan-lawan tangguh di Grup B, pelatih Kurniawan Dwi Yulianto merencanakan perombakan skuad guna meningkatkan daya saing tim. Salah satu langkah strategis yang ia ambil adalah memanggil tiga pemain muda yang saat ini berkarier di luar negeri (abroad).

Ketiga nama tersebut diproyeksikan akan langsung mengisi lini-lini krusial tim. Mereka adalah Matthew Baker yang kini membela Melbourne City (Australia), serta dua talenta dari Liga Belanda, yakni Noha Pohan Simangunsong dari NAC Breda dan kiper Mike Rajasa dari FC Utrecht.

“Di Piala Asia U-17 kita insyaallah ada tambahan tiga pemain. Ada Matthew Baker, Noha Pohan, dan Mike Rajasa penjaga gawang,” ujar Kurniawan saat memberikan keterangan kepada wartawan.

Evaluasi Ketat Menuju Skuad Final

Meskipun saat ini terdapat 50 pemain yang masuk dalam daftar pendaftaran awal, Kurniawan menegaskan hanya akan membawa 23 nama terbaik ke Arab Saudi sesuai regulasi turnamen. Proses seleksi dan evaluasi akan berlangsung dalam hitungan hari untuk memastikan kesiapan fisik maupun mental pemain pasca kompetisi AFF.

Tim pelatih akan memantau ketat performa setiap individu sebelum menentukan komposisi final. Kurniawan berharap kehadiran pemain abroad mampu memberikan warna baru dan menularkan mental bertanding yang lebih kuat di level internasional.

“Jadi dalam beberapa hari lagi kita coba akan melakukan evaluasi terkait pemain yang ada. Kita benar-benar akan memikirkan untuk 23 pemain yang akan dibawa,” imbuhnya menekankan pentingnya selektifitas dalam memilih pemain.

Dengan waktu persiapan yang cukup singkat, koordinasi antara pemain lama dan pemain tambahan menjadi kunci utama. Publik sepak bola nasional tentu berharap Garuda Muda mampu berbicara banyak dan memberikan kejutan di Arab Saudi meskipun berada di grup neraka.

By Lina